KAPUS HULU - Di hamparan tanah perbatasan yang membentang antara Indonesia dan Malaysia, tepatnya di Desa Sungai Tekam, Kalimantan Barat, semangat Hari Kartini terasa begitu kental. Danpos Sei Tekam Satgas Pamtas Yonkav 3/AC, Letda Kav Ahmad Yusuf Gufroni A.Md.Kep., turut hadir dalam upacara bendera yang khidmat di SDN 25 Perimpah. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah upaya tulus untuk menanamkan benih-benih perjuangan dan semangat emansipasi kepada para siswa, serta menegaskan betapa krusialnya pendidikan bagi masa depan mereka, terutama di garda terdepan bangsa.
Suasana khidmat menyelimuti area sekolah, di mana para siswa dan dewan guru berkumpul, menyatukan hati dalam memperingati sosok inspiratif Raden Ajeng Kartini. Bagi Letda Kav Ahmad Yusuf Gufroni, kehadiran ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan. Ia melihat langsung semangat membara para pelajar, yang meski berada di daerah terpencil, tetap antusias mengikuti setiap rangkaian upacara.
"Penting sekali bagi kita untuk meneladani semangat Ibu Kartini dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal menuntut ilmu dan bagaimana kita bisa berkontribusi bagi bangsa ini, " ujar Letda Kav Ahmad Yusuf Gufroni. Ia menambahkan, "Saya sangat mengapresiasi antusiasme anak-anak di sini. Semangat mereka luar biasa, membuktikan bahwa jarak dan lokasi bukanlah penghalang untuk berprestasi dan belajar."
Kehadiran personel Satgas Pamtas ini menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan. Diharapkan, melalui kegiatan yang sarat makna seperti ini, api nasionalisme dan rasa cinta tanah air akan terus menyala di dada generasi muda, menjadi penerus bangsa yang kuat dan berdaya.
|
Baca juga:
Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor Cisarua
|
Upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna itu seolah menjadi bukti nyata bahwa semangat Kartini tak pernah padam, terus menginspirasi hingga ke sudut-sudut negeri, bahkan di titik paling terluar Indonesia.

andhaka